Hamparan hijau mengembun
Diterpa angin yang menari-nari
Dengan sejuta kenangan
Yang ia bawa…
Dalam dunia
fana yang egois
Hangatnya
mendekap udara
Merasakan
wajah memerah perlahan
Dalam jantung
yang menggantung di seutas tali
Membiru sudah
bibir ini
Langkah kecil
pembawa noda
Membuat jejak
yang tak pernah hilang
Hujan yang
datang tak dapat dihiraukan
Bunyi dentang sang petir
Memenuhi lorong telinga
Kulit rapuh yang tersapu aliran
Datang tak dapat dibendung
Kuyu layu hatinya membiru
Tertusuk duri mawar merah
Yang menggoda
Kelabu sudah darah yang mengalir
Dalam kehampaan suasana
Menggaris dalam bulatan takdir
Yang sudah tak bisa ditentang
Kala sepatu yang memenuhi air
Berderik melukiskan kegetiran
Sebuah daun menari
Dalam lantunan tarian angin
Dalam melodi petir menyambut
Dalam tarian riak hujan
Menggema tak terkalahkan
Terhapus senyuman
Hilang dibawa ujung dunia
Takkan pernah terlupakan
Ct An:
Jujur saya ga tau mau kasi judul apaan… *plak!!
Karena otaku uda mampet, alhasil beginilah. Maklumin saya
_._)m
Ini adalah salah satu dari serangkaian kata-kata gaje dari saya, yang bisa dibilang puisi gaje buatan saya.
Ini adalah salah satu dari serangkaian kata-kata gaje dari saya, yang bisa dibilang puisi gaje buatan saya.
Berkenan meninggalkan komen, saran, dan kritik?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar