Minggu, 24 Juli 2016

Sudut Senyuman


Hamparan hijau mengembun
Diterpa angin yang menari-nari
Dengan sejuta kenangan
Yang ia bawa…
          Dalam dunia fana yang egois
          Hangatnya mendekap udara
          Merasakan wajah memerah perlahan
          Dalam jantung yang menggantung di seutas tali
          Membiru sudah bibir ini
          Langkah kecil pembawa noda
          Membuat jejak yang tak pernah hilang
          Hujan yang datang tak dapat dihiraukan
Bunyi dentang sang petir
Memenuhi lorong telinga
Kulit rapuh yang tersapu aliran
Datang tak dapat dibendung
Kuyu layu hatinya membiru
Tertusuk duri mawar merah
Yang menggoda
Kelabu sudah darah yang mengalir
Dalam kehampaan suasana
Menggaris dalam bulatan takdir
Yang sudah tak bisa ditentang
Kala sepatu yang memenuhi air
Berderik melukiskan kegetiran
Sebuah daun menari
Dalam lantunan tarian angin
Dalam melodi petir menyambut
Dalam tarian riak hujan
Menggema tak terkalahkan
Terhapus senyuman
Hilang dibawa ujung dunia

Takkan pernah terlupakan



Ct An:
Jujur saya ga tau mau kasi judul apaan… *plak!!
Karena otaku uda mampet, alhasil beginilah. Maklumin saya _._)m
Ini adalah salah satu dari serangkaian kata-kata gaje dari saya, yang bisa dibilang puisi gaje buatan saya.
Berkenan meninggalkan komen, saran, dan kritik?